Posts

Showing posts from September, 2024

SEPTEMBER🗓️

Hai, tiba waktunya untuk aku kembali bercerita Alkisah di sebuah September, di suatu sudut kota ada anak perempuan sedang bersiap untuk wisuda dan di sudut kota lain seorang anak laki-laki baru saja diterima menjadi mahasiswa Beberapa tahun kemudian mereka bertemu di sebuah bidang pelayanan, Komunikasi seadanya sebagai mitra, saling membutuhkan Tak kenal usia, suku, dan keyakinan status mitra melebur dalam persahabatan Lalu semesta pun meromantisasi setiap interaksi, mereka saling jatuh hati Beda usia tidak begitu terasa Suku yang berbeda buat mereka saling bertukar budaya Tentang keyakinan, Keduanya tidak bisa melawan "Aku tidak bisa" "Aku (pun) tidak bisa" Lalu bagaimana? Kita nikmati saja apa yang ada Demikian indahnya dua hati yang dibuai cinta Menikmati afeksi dengan berbagai bentuknya Hingga sang September kembali tiba Dengan sebuah jawaban doa Tinggallah dia si gadis malang Sedihnya tak terbilang Selalu gelisah di malam menjelang Menanti kabar dari kekasih ya...

ONE DAY 🗓️, ONE GIFT 🎁

Image
*Extra Gift* "Aku memanggilnya Bremboo" Aku tahu, aku tak akan bisa mengobati ataupun menemani rasa sedihmu. Bahkan orang lain pun tak akan bisa. Tapi setidaknya, ijinkan aku mengutus "Bremboo" untuk menemani kala kau bersedih. Lihat muka dan lidah menggemaskannya ketika kau bersedih. Semoga "Bremboo" bisa menjalankan tugasnya dengan baik... Love You 🤍 -DR- *Gift Day 5* "Karena aku gabisa nemenin kau ke gereja, maka aku utus tas ini untuk menemanimu ke gereja..." Terima Kasih untuk Semuanya Love You 🤍 -DR- *Gift Day 4* "Biar holongku tidak kedinginan" Aku mencintaimu tanpa dasar akal sadar... Terima kasih untuk semua peluk hangat yang telah kau beri 🤍 -DR- *Gift Day 3* "Jangan lupa banyak minum air putih" Walaupun tak berakhir indah dan takdir tak bisa dibantah Setidaknya kita sempat bersama : dalam memori yang indah 🤍 -DR- *Gift Day 2* "Dompet kecil yang akan menemani hari-harimu" Sekitarmu tak cukup tahu rumitn...

THANK U, LOVE 💕

Terima kasih untuk segala hal, orang baik kesayangan aku... Ingin sekali rasanya merayu Tuhan untuk dapatkan seutuhnya dirimu. Tapi aku gak punya hal lain yang bisa kutukar sebagai harga yang harus kubayar. Cuma bisa bilang terima kasih sama Tuhan sudah beri aku sedikit kesempatan secara langsung merasakan dan membalas kasih sayangmu lebih dari seorang teman. Terima kasih sudah membuatku merasa dicintai : Lewat hadirmu dan sejuta waktu berharga yang kau habiskan denganku, lewat hal-hal baru yang kukenal dan kunikmati bersamamu, dan berbagai kenangan indah yang tersimpan di etalase memoriku. Lewat sentuhanmu yang lembut, genggaman, rangkulan, peluk dan kecupan hangat di tangan dan rambutku. Serta bahumu yang tak kenal lelah selalu sedia untuk jadi sandaranku. Lewat obrolan manis dan lucu pengobat hati, manisnya pujian dan rayuan2 tipis yang selalu buatku salah tingkah, dengan suara dan sikap yang selalu tenang menghadapi perubahan suasana hatiku. Serta apresiasimu terhadap sekecil-kecil...