MEI 🗓️

Kataku saat itu aku akan kembali

Pasti kembali

Karena aku memang kembali

Aku masih disini


Di bulan Mei yang kunanti-nantikan

Aku kembali dari kematian

Entah aku layak menghitung dari angka Dua Sembilan

Ataukah harus kembali menghitung ulang


Tiga puluh satu hari ini,

menurut mereka terlalu lama

Sementara aku kehilangan banyak waktu begitu saja

Cerita manis di tanggal Sebelas bergulir air mata


Hari dimana aku mendamba tawa

Tiupan lilin kecil

di sepotong kue kecil

Dan berbagai kiriman lucu di sosial media


Tapi aku tetap bersyukur

Ternyata jiwa dan ragaku cukup kuat

Lagi diitari kebaikan yang tidak terukur

Membalut hati dengan hangat


Maka terima kasih berjuta-juta

Dalam sebuah pelukan erat

Kudedikasikan untuk jiwa yang selalu terjaga

Penuh kasih setia melawat dan merawat


Dan untuk menutup cerita di bulan Mei

Aku merekamnya dalam hati

Satu lagi etalase memori terisi

Meski tanpa ukiran warna warni


Sedikit melangkah jauh dari rencana

Pipiku masih gemetar membayangkan

Masih sulit untuk dicerna

Manis dan getir di saat bersamaan


Itu saja tentang Mei

Yang hampir buatku berhenti

Ketepatan waktu sempat mengintimidasi

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali

Sampai nanti 🤗


Comments

Popular posts from this blog

AKU (TAK) BAIK-BAIK SAJA

🌊TENGGELAM

DANDELI❄N

BERS⏳AP

🌆 SAMBUTAN JAKARTA

JANUAR1 🗓️

“Siluet Kopi”

🗓️ KALEIDOSKOP

ONE DAY 🗓️, ONE GIFT 🎁