JUNI

Siapkah kau mengakhiri bulan ini?

Bulan yang penuh afeksi

Diawali sebuah ungkapan terima kasih

Pada sebentuk jiwa yang tak kenal risih


Setiap hari aku dibuat luluh

Sampai hari ke-tiga puluh

Masih tak kenal peluh

Temani malamku seperti suluh


Entah sejak kapan aku akrab dengan kebodohan

Seolah sangat siap dengan berbagai tantangan

Padahal rasa sakit senantiasa memberi peringatan

Akankah aku sekuat yang selalu kuharapkan


Ini baru satu bulan

Masih cukup lucu untuk diceritakan

Setidaknya untuk sahabatku yang sedang tertekan

Dirundung gelisah dan ketakutan


Tawa adalah kehadiran kecil yang bisa kuberi

Sebab dari hitungan tiga puluh

Kami hanya bertemu satu hari

Untuk bisa saling mengeluh


Seketika aku tersadar

Yang paling teguh dan terkuat di bumi

Pada akhirnya terkapar

Menyerah dan berkompromi


Berusaha menikmati setiap waktu,

Juni pun memberiku setumpuk kartu

Berisi kalimat pemantik obrolan

Saat kita kembali bertemu di akhir bulan


Sampai jumpa, kawan.

Comments

Popular posts from this blog

AKU (TAK) BAIK-BAIK SAJA

🌊TENGGELAM

DANDELI❄N

BERS⏳AP

🌆 SAMBUTAN JAKARTA

JANUAR1 🗓️

“Siluet Kopi”

🗓️ KALEIDOSKOP

ONE DAY 🗓️, ONE GIFT 🎁