AGUSTUS🗓️

Aku melewatkan satu bulan tanpa bercerita panjang
Cukup mengenang betapa manisnya pertambahan usia
yang diisi penuh kasih sayang
Oleh kebersamaan di sepanjang harinya

Dengan langkah hangat aku menapak di bulan kedelapan
Menikmati beragam kebersamaan
Diwarnai senyum-senyum kecil yang tertahan
Setiap kali mataku berusaha mencuri tatapan

Sampai kemudian tatapan kosong yang kutemukan
Berdiri di antara dua pilihan
Pasrah atau usahakan
Sementara pilihanku hanya mendoakan

Kubaca lagi setumpuk tulisan yang pernah kugoreskan
Ini seperti sakit yang pernah kuramalkan
Bahwa setiap hari akan terdengar tangisan
Meratapi jawaban dari beribu tanya kapan

/Ternyata ini waktunya/

Air mataku nyaris mengkristal di akhir Agustus
Tak mampu kutahan terus menerus
Di tengah hidup yang terlalu banyak plot twist
Kuharap ini akan jadi satu cerita manis

Mungkin aku bisa menariknya dari masa lalu
Tapi mustahil aku bisa mengambilnya dari Tuhannya
Mustahil jadi bagian dari keluarganya
Mustahil mengubah alur mimpinya

Maka dalam keterbatasan itu
aku mau mengenangnya
dalam satu babak cerita
yang hanya boleh kupajang indah lewat kata

Aku sedikit takut menghadapi pergantian bulan
Setiap hari bertanya bagaimana nanti
Berjuang sembuh tanpa hadirnya lagi
Belum ada petunjuk dariku di masa depan

Temani aku menanti jawaban, ya 🤍

Comments

Popular posts from this blog

AKU (TAK) BAIK-BAIK SAJA

🌊TENGGELAM

DANDELI❄N

BERS⏳AP

🌆 SAMBUTAN JAKARTA

JANUAR1 🗓️

“Siluet Kopi”

🗓️ KALEIDOSKOP

ONE DAY 🗓️, ONE GIFT 🎁