OKTOBER🗓️

Bulan ke-sepuluh dari dua belas ternyata tidak semulus itu
Aku kembali berjuang untuk meneruskan ceritaku

Katamu aku harus berkabar, kan?
Sayangnya aku mulai takut mengganggu
Atau setidaknya aku harus bersabar
Untuk sebuah respon yang selalu kutunggu

Kau tahu
Sejak awal Oktober
Banyak yang memperhatikan sikapku
Mereka menanti reaksiku
Yang mereka lihat : Aku tertawa
Yang mereka lihat : Aku tersenyum,
Hatiku masih berbunga-bunga
Aku tegar
Beraktivitas normal
Tidak apa

Orang lain tidak perlu lihat
Air mataku yang mengalir tanpa henti
Merindu kekasih yang pergi tanpa benci
Mustahil kembali
Mustahil kumiliki

Bahkan menyatakan kasih
Aku mulai tidak berani
Sayang? Tentu masih
Tapi rasanya tidak boleh terucap lagi

Ternyata kasih sayangku terlalu membahayakan
Khawatirku terpaksa kusembunyikan
Peduliku terpaksa kutahan
Rinduku terpaksa kuabaikan
Kata-kata manis sebaiknya kusimpan

Kini aku tahu caranya menangis tanpa suara
Tanpa banyak kata-kata
Tanpa merubah mimik muka
Air mataku bisa mengalir begitu saja
Membasahi pipi tanpa aba-aba

Apa memang secepat ini?
Baru satu bulan
Terhitung tiga puluh satu hari
Aku semakin kehilangan

Maafkan aku, sayang
Aku bermental korban
Tapi fase ini akan selalu kukenang
Entah seperti apapun hidupku berbulan-bulan kedepan

Comments

Popular posts from this blog

AKU (TAK) BAIK-BAIK SAJA

🌊TENGGELAM

DANDELI❄N

BERS⏳AP

🌆 SAMBUTAN JAKARTA

JANUAR1 🗓️

“Siluet Kopi”

🗓️ KALEIDOSKOP

ONE DAY 🗓️, ONE GIFT 🎁