Hi, future, aku pelan-pelan coba kembali melakukan kegiatan yang pernah kunikmati salah satunya movie time, yeaay π₯³ Ahirnya tergeraklah untuk nonton Inside Out 2. Dan persis warna2 di movie itulah yang kutemui di jiwaku selama ini π Kalo ingat aku cerita di kepalaku banyak suara, itu tu tergambarkan persis oleh warna-warni emosi di Inside Out ini π Yang awalnya mood Rylie as a kid cukup stabil dalam kendali Joy, Fear, Anger, Sadness, Disgust, seiring beranjak remaja muncullah Envy, Ennui, Embarrassment dan Anxiety yang mulai mengacaukan moodnya. Riley jadi ambis yg ga sehat, cemas dan stress, hubungan dengan sahabatnya rusak dan semua itu akibat warna/i emosi tadi mulai berantem di kepalanya π Anxiety bahkan mengasingkan Joy, Fear, Sadness, dan Anger jauh2, dan take over console mood Riley sampe akhirnya consolenya rusak, sistem memori Riley berantakan, pembuangan memori burukny ancur dan semuanya ke-up lagi dan Rileynya jadi stress, ga maksimal dalam aktifitasnya, dadanya sampe se...